BAB II
PEMBAHASAN
Gambar yang menunjukkan
bangsawan lama Filipina. Kiri adalah jenderal dari kerajaan Butuan, dan kanan
adalah putri dari kerajaan Tondo[1].
Sejarah Filipina dipercaya telah dimulai dengan kedatangan manusia pertama lewat
jembatan darat paling tidak 30.000 tahun yang lalu[2]
Kedatangan pertama orang-orang Barat yang tercatat adalah kedatangan Ferdinand Magellan di Pulau Homonhon, di tenggara Samar pada 16 Maret 1521.
Sebelum kedatangan Magellan, terdapat suku-suku Negrito yang menjelajahi pulau-pulau Filipina, namun mereka kemudian digantikan
oleh orang-orang Austronesia. Kelompok-kelompok tersebut dapat digolongkan menjadi suku pemburu dan
peramu, masyarakat kesatria, plutokrasi kecil, dan kerajaan maritim, yang kemudian tumbuh menjadi kerajaan,
konfederasi dan kesultanan. Negara-negara prakolonial itu contohnya kerajaan
Butuan, Cebu, Tondo, Maysapan, Maynila, konfederasi
Madyaas, Negeri Mai, dan kesultanan
Sulu serta Maguindanao. Negara-negara kecil ini berkembang paling tidak sejak abad ke-10.
Meskipun kerajaan-kerajaan ini mencapai tatanan politik dan sosial yang rumit,
serta melakukan perdagangan dengan daerah-daerah yang sekarang menjadi Cina, India, Jepang, Thailand, Vietnam dan Indonesia, tidak ada yang berhasil menyatukan kepulauan yang sekarang menjadi Filipina di abad ke-20.
Penjajahan dan pemukiman Spanyol dimulai dengan kedatangan ekspedisi Miguel López de Legazpi pada tahun 1565, yang mendirikan pemukiman San Miguel di pulau Cebu,[3]
danlebih banyak lagi pemukiman ke utara, mencapai teluk Manila di pulau Luzon pada tahun 1571. Di Manila, mereka mendirikan kota baru dan dengan
demikian memulai era penjajahan imperium Spanyol, yang berlangsung lebih dari
tiga abad.
Pemerintahan Spanyol berusaha mencapai penyatuan politik seluruh
kepulauan, yang sebelumnya terdiri atas berbagai kerajaan dan komunitas
merdeka, namun tidak berhasil. Penyatuan Filipina baru berhasil pada abad
ke-20. Spanyol memperkenalkan percetakan versi Eropa Barat, dan kalender
Gregorian, dan juga cacar, penyakit kelamin, lepra, perang dengan senjata api. Hindia Timur Spanyol diperintah dan diadministrasi sebagai bagian Kerajamudaan Spanyol Baru
dari Meksiko dari 1565 sampai 1821, dan diadministrasi langsung dari Madrid dari tahun 1821 sampai akhir Perang Spanyol-Amerika pada tahun 1898, kecuali pada selang singkat pendudukan Britania di
Filipina (1762-1764). Orang-orang Cina, Britania, Portugis, Belanda, Jepang dan
pedagang pribumi mengeluh bahwa Spanyol menekan perdagangan dengan pemberlakuan
monopoli Spanyol. Misionaris Spanyol mencoba mengkristenkan penduduk dan
umumnya sukses di dataran rendah utara dan tengah, pada akhirnya. Mereka
mendirikan sekolah, universitas, dan rumah sakit, terutama di Manila dan
pemukiman benteng-benteng Spanyol.
Revolusi Filipina melawan Spanyol dimulai pada April 1896, yang
berpuncak di dua tahun kemudian dengan proklamasi kemerdekaan dan pendirian
Republik Pertama Filipina. Namun Traktat Paris, pada akhir perang Spanyol-Amerika, memindahkan kendali atas Filipina
kepada Amerika
Serikat. Perjanjian ini tidak diakui
oleh pemerintah Filipina, yang pada 2 Juni 1899, menyatakan perang terhadap
Amerika Serikat. [4]Perang
Filipina-Amerika yang kemudian terjadi berakibat korban dalam jumlah besar.
Presiden Filipina Emilio
Aguinaldo ditangkap pada tahun 1901 dan
pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan konflik berakhir secara resmi pada
tahun 1902. Para pemimpin Filipina pada umumnya menerima bahwa AS telah menang,
namun permusuhan terus berlanjut dan baru mulai berkurang tahun 1913.
Pemerintahan kolonial AS dimulai tahun 1905 dengan otonomi lokal sangat
terbatas. Otonomi parsial (status persemakmuran) diberikan pada tahun 1935,
dengan kemerdekaan penuh dari AS direncanakan pada tahun 1946. Persiapan untuk
negara yang berdaulat sepenuhnya diinterupsi oleh pendudukan Kekaisaran
Jepang selama Perang Dunia II. [5]
Dengan ekonomi yang menjanjikan pada dasawarsa 1950-an dan 1960-an,
Filipina pada akhir 1960-an dan awal 1970-an mengalami kebangkitan aktivisme
mahasiswa dan pergerakan sipil terhadap kediktatoran Presiden Ferdinand Marcos yang memberlakukan hukum militer pada tahun 1972.[6]
Karena ikatan yang dekat antara AS dan Presiden Marcos, pemerintah AS terus
mendukung Marcos meskipun pemerintahannya dikenal sangat korup dan melakukan pelanggaran
hak asasi manusia secara meluas. Namun revolusi "People Power" pada tahun 1986
telah memakzulkan Marcos dan membawa kembali demokrasi di negara tersebut. Periode setelah itu ditandai oleh ketidakstabilan
politik dan terganggunya produktivitas ekonomi.
II. 2 Letak Atronomis
Secara
astronomis, Filipina terletak diantara 5°LU-21°LU dan antara 117°BT-126°BT.
Wilayah Filipina berbentuk kepulauan. Panjang vertikal seluruh wilayahnya (dari
utara ke selatan) 1.851 km², dan panjang horizontal (dari barat ke timur)
1.062 km². Luasnya 300.000 km².[7]
II.3 Letak Geografis
Secara
geografis, Negara Filipina berbatasan dengan samudra pasifik di sebelah utara
dan timur, berbatasan dengan laut Cina Selatan di sebelah barat, dan berbatasan
dengan laut Sulawesi disebelah selatan.
a.
sebelah
utara : selat Luzon.
b.
sebelah
selatan : Laut Sulawesi.
c.
sebelah barat : Laut Cina Selatan.
d.
sebelah
timur : Laut Filipina dan Samudra Pasifik[8].
II.4 Letak Geologi
Filipina
adalah Negara kepulauan yang wilayahnya membentang di tepi barat samudra
pasifik. Kepulauan Filipina terdiri dari sekitar 7.107 pulau, besar dan kecil.
Pulau-pulau yang tergolong besar antara lain Luzon, Mindanau, Palawan, Mindoro,
Panay, dan Cebu. Ribuan pulau tersebut membentuk garis pantai yang berliku-liku
dan panjang. Panjang keseluruhan garis pantai Filipna diperkirakan mencapai
23.150 km.
Kepulauan
Filipina terbagi atas tiga kawasan utama, yaitu Luzon, Visayan, serta Mindanau.
Pulau Luzon adalah pulau terbesar yang membentang di utara. Visayan merupakan
kepulauan yang berada di bagian tengah, terdiri daari beberapa pulau kecil
seperti panay, samar, cebu daan negros. Pulau mindanau adalah pulau terbesar
kedua di selatan. Secara keseluruhan wilayah Filipina dilalui oleh jalur
pegunungan sirkum pasifik yang menuju ke Sulawesi. Akibatnya, di wilayah
Filipina dapat dijumpai rangkaian pegunungan serta banyak gunung api aktif. Wilayah
di antara rangkaian pegunungan tersebut, berupa dataran rendah.
Amati
karakter wilayahnya mulai dari pulau Luzon di utara hingga pulau mindanau di
selatan. Di bagian barat pulau Luzon kalian dapat menjumpai pegunungan
cordillrela central dengan puncaknya gunung pulog (2.918 m). Sebagian timurnya
dapat dijumpai pegunungan sierra madre. Di sisi barat daya terdapat pegunungan
Zambales, serta pegunungan Taal yang berada di tengah danau Taal. Gunung Taal
merupakan pegunungan api terendah di dunia. Di pulau Palawan (yang membujur di
bagian barat daya Filipina) dapat di jumpai pegunungan Victoria, dengan
puncaknya gunung mangtalingajan (2.084 m). Di kepulauan visayan (berada di
bagian tengah Filipina), dapat dijumpai beberapa gunung aktif. Misalnya gunung
Baco (±2.918 m) dan gunung Halcon (± 2.488 m). Bagian tengah pulau panay,
berupa dataran tinggi. Di pulau mindanau terdapat gunung Apo (2.954 m) , merupakan
gunung api tertinggi di Filipina, dan pegunungan Diuata yang membujur di pantai
timur. Di wilayah ini dijumpai dataran rendah di lembah sungai Agusan dan
Mindanau.
Sungai-sungai
di wilayah Filipina umumnya pendek dan ber arus deras. Sungai yang biasa
dilayari adalah sungai pasing (22 km) yang melalui kota Manila. Sungai-sungai
penting lain adalah sungai gunung Taal yang merupakan gunung terendah di dunia
Gagayan, Pampangan, Agno (di pulau Luzon), sungai agusan dan sungai mindanau
(di pulau mindanau.[9]
Filipina
juga memiliki iklim tropis maritim dan memiliki dua musim yang khas, musim
hujan dan musim kemarau. Kisahan suhu rata-rata dari 23°- 32°celcius (73° sampai 90° F) di seluruh
Nusantara sepanjang tahun. Kelembaban bervariasi 75% sampai 85% tergantung pada
waktu tahun. Musim kemarau ini dari November hingga April. Dan musim basah dari
Mei hingga Oktober. Dalam Baguio (Modal musim panas Filipina) suhu rata-rata
18,3°C. Musim berbeda di
seluruh pulau karena eksposur berbeda untuk dua angin monsun utama sabuk atau
perdagangan timur laut (musim dingin) dan monsun barat (musim panas). Karena
ini ikat pinggang angin yang mempengaruhi iklim kita, pantai timur curah hujan
musim dingin yang berat dan pantai curah hujan musim panas berat.
Kepulauan Filipina terletak juga di sabuk topan, itulah sebabnya
Filipina dilanda topan badai banyak dan dimulai pada bulan Juli sampai Oktober
tapi kadang-kadang meluas sampai Desember[10].
II. 5 Letak Sosial
Orang-orang
Filpina dikenal dengan nama Filipino yang berasal dari orang aborigin Talwan dan
bercampur dengan orang-orang Tiongkok Selatan, Polinesia, dan Spanyol/Amerika.
Penduduk asli Filipina ialah suku Aeta namun sudah terpinggir dan populasinya
tinggal 30rb jiwa. Tiga kelompok minoritas terbesar asing adalah orang
Tionghoa, Amerika dan Asia Selatan. Sisanya adalah orang-orang Eropa, Arab,
Indonesia. Korea dan Jepang. Orang-orang minoritas Mestizo sebesar 1-2% yang
berpengaruh dalam penelitian dari Universitas Stanford, ditemukan bahwa 3,6%
populasi memiliki turunan dari bangsa Eropa. 95,9% penduduk Filipina bisa
membaca, slah satu yang tertinggi di Asia, dan setara untuk pria maupun wanita.
Angka harapan hidup penduduknya adalah 69,29 tahun, 72,28 untuk wanita dan
66,44 untuk pria. Pertumbuhan penduduk pertahunnya sebesar 1,92% dan sekarang Filipina
sedang mengalami masalah kepadatan penduduk karena angka kelahirannya tinggi[11].
II.6. Letak Budaya
Mayoritas
penduduk bangsa Filipina adalah rumpun bangsa Melayu, suku bangsa yang lain
adalah suku bangsa Negrito (penduduk asli di kepulauan Filipina), Mestizo, Cina
dan Morro. Filipina juga merupakan satu-satunya negara di Asia yang mayoritas
penduduknya (±80 %)
penduduknya beragama katolik. Selain itu Filipina memiliki lebih dari 80
suku daerah dengan dialek bahasanya masing-masing. Bahasa Tagalog merupakan
bahasa nasional, tatapi bahasa Inggris digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Hal ini menjadikan Filipina sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang
penduduknya paling banyak menggunakan bahasa Inggris. Hal tersebut dikarenakan
pengaruh budaya Barat di negara ini sangat kuat[12].
II.7 Letak Politik
Pemerintah
Filipina mengikuti Pemerintah Amerika Serikat. Dia ditata sebagai sebuah
republik, dimana presiden berfungsi sebagai kepala negara, kepala pemerintahan,
dan panglima tertingi angkatan bersenjata. Presdiden dipilih dalam pemilu untuk
masa jabatan 6 tahun, dan memilih dan mengepalai kabinet.
Dewan
legislatif Filipina mempunyai dua kamar : Kongres terdiri dari Senat dan Dewan
Perwakilan; anggota keduanya dipilih
oleh pemilu. Ada 24 senator yang menjabat selama 6 tahun di Senat, sedangkan
Dewan Perwakilan terdiri dari tidak lebih dari 250 anggota kongres yang
melayani selama 3 tahun. Cabang yudikatif pemerintah dikepalai oleh Mahkamah
Agung, yang memiliki seorang Ketua Mahkamah Agung sebagai kepalanya dan 14 Hakim Agung, semuanya ditunjuk oleh Presiden. Filipina
merupakan anggota aktif dari PBB sejak penerimaannya pada 24
Oktober 1945. Filipina juga merupakan negara pendiri ASEAN, dan merupakan pemain aktif dalam APEC, Uni
Latin dan anggota dari Grup 24. Filipina juga merupakan sekutu Amerika
Serikat, tetapi juga merupakan
anggota dari Gerakan
Non-Blok[13].
II.8
Perekonomian
Perekonomian
Filipina didukung terutama oleh pendapatan jasa. Lebih dari 50% penduduk
bekerja di bidang jasa. Namun, bidang pertanian juga sangat penting. Sebanyak
35% penduduknya bekerja di bidang pertanian. Hasil utama pertaniannya antara
lain padi, jagung, sayuran, buah-buahan, tebu, tembakau, abaka dan kelapa.
Dalam bidang kehutanan, Filipina termasuk penghasil kayu terpadat. Jenis kayu
yang dihasilkan antara lain kayu pinus, eboni dan mahoni. Pertambangan Filipina
menghasilkan beberapa bahan tambang seperti ema, perak, nikel, tembaga, besi
dan lain-lain. Industri yang dikembangkan meliputi industri makanan dan
minuman, obat-obatan, bahan elektronik dan lain-lain.
Ekonomi
Filipina adalah ekonomi terbesar ke-4 di Asia Tenggara dan 36 ekonomi terbesar
di dunia. Sebuah sistem ekonomi campuran, sektor Filipina termasuk industri
pengolahan makanan, tekstil dan pakaian, dan elektronik dan suku cadang
kendaraan bermotor. Sebagian industri terkonsentrasi di daerah perkotaan di
sekitar Metro Manila, sementara Metro Cebu juga menjadi daya tarik bagi
investor asing dan lokal. Pertambangan juga memiliki potensi besar di Filipina,
yang memiliki cadangan signifikan kromit, nikel, dan tembaga. Gas alam
baru-baru ini menemukan dari pulau Palawan menambah panas bumi, hidro negara,
batubara dan energi eksplorasi cadangan minyak.
Filipina
terkenal dengan pertanian padi bukitnya yang diperkenalkan kira-kira 2.000
tahun yang lalu oleh bukit Batad. Padi-padi bukit tersebut di lereng-lereng
Gunung Ifuago berada diketinggian 5.000 kaki dpl. Luasnya mencakup 4.000mil
serta diusahakan secara tradisional tanpa penggunaan pupuk. Ia dinyatakan
sebagai warisan dunia oleh UNESCO (Badan PBB untuk Pendidikan Ilmu Pengetahuan
dan Kebudayaan) pada tahun 1995.
Pada 1998
ekonomi Filipina sebuah campuran dari pertanian, industri ringan dan jasa
pendukung mengalami kemunduran sebagai akibat dari krisis finansial asia dan
cuaca yang buruk. Pertumbuhan jatuh ke 0,6% pada 1998 dari 5% pada 1997, tetapi
kembali ke sekitar 3% pada tahun 1999, dan 4% pada tahun 2000. Pemerintah telah
menjanjikan untuk terus mereformasi ekonominya untuk membantu Filipina
setanding dengan perkembangan negara industri Asia Timur. Hutang besar (“public
debt” sekita 77% dari PDB), mengahambat perbaikan situasi ekonomi. Alokasi dana
untuk hutang lebih tinggi dari pada untuk Departemen Pedidikan dan Militer
digabungkan. Startegi yang dilakukan termasuk peningkatan infrasruktur, merobah
sistem pajak untuk menambah pendapatan pemerintah, juga deregulasi dan
penswastaan ekonomi, dan meningkatkan intergrasi perdagangan di wilayah
sekitar. Prospek masa depan sangat tergantung dari fenomena ekonomi dari
partner dagang utama, Amerika Serikat dan Jepang, dan administrasi yang lebih
terpercaya dan kebijakan pemerintah yang konsisten. Filipina
merupakan anggota dari Bank
Pengembangan Asia[14].
II.9
Kerjasama Negara Filipina dengan ASEAN
ASEAN
yang merupakan singkatan dari Association of South East Asian Nation, atau
disebut juga perbara, singkatan dari perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia
Tenggara. ASEAN didirikan di Bangkok, pada tanggal 8 Agustus 1967 atas perkasa
5 orang menteri luar negeri, yaitu :
1.
Adam
Malik : dari Indonesia.
2.
Tun Abdul
Razak : dari Malaysia.
3.
Thanat
Koman : dari Thailand.
4.
Narsisco
Ramos : dari Filipina.
5.
S.Rajaratnam : dari Singapura[15].
Sebagaimana kita ketahui, salah satu orang
atau pelopor yang mendirikan ASEAN ini adalah salah satunya dari seorang
menteri luar negeri Filipina yang bernama Narsisco Ramos. Dari sini kita sudah
dapat mengetahui bahwa Fiipina sudah lama bergabung dalam organisasi ASEAN ini,
dibanding negara-negara yang berada di dekat di kawasannya, seperti Brunei
Darussalam yang baru masuk pada tanggal 7 Januari 1984, lalu Vietnam pada
tanggal 29-30 Juli 1995 serta disusul oleh Laos dan Myanmar yang diterima di
organisasi ini pada tanggal 23-28 Juli 1997.
Pada KTT ke-10 ASEAN mengintegrasikan ketiga
Rencana Aksi Komunitas ASEAN ke dalam Vintiante Action Programme (VAP) sebagai
landasan program jangka pendek-menengah untuk periode 20004-2010. Pencapaian
komunitas ASEAN semakin kuat dengan ditandatanganinya “Cebu Declaration the
Acceleration of the Estabilishment of an ASEAN Community by 2015” oleh para
pemimpin ASEAN pada KTT ke-12 ASEAN di Cebu, Filipina.
Selain itu, dlaam perdagangan bebas dengan
Mitra Wicara (FTA) ASEAN mempertahankan sikap terbuka dengan negara-negara lain
dengan menjalin kerjasama di berbagai bidang. Dalam KTT ASEAN+3 (China, Jepang,
dan Korea) yang diselenggarakan bersamaan dengan penyelenggaraan KTT informal
ASEAN ke-3 di Manila, Filipina pada tanggal 27-28 Nopember 1999 menghasilkan
Joint Statement on Coorperation In East Asia sebagai wujud komiten ASEAN dalam
mengerjakan kerjasama dengan Mitra Wicara[16].
a.
AFTA ( ASEAN Free
Trade Area Area)
AFTA atau kawasan perdagangan
bebas ASEAN adalah forum kerja sama antarnegara ASEAN yang bertujuan
menciptakan wilayah perdagangan bebas di seluruh kawasan ASEAN. Konsep
perdagangan bebas ini antara lain meliputi penghapusan atau penurunan tarif
perdagangan barang sesama negara ASEAN sehingga menurunkan biaya ekonomi.
Pembentukan AFTA berawal dari pertemuan anggota ASEAN pada KTT ASEAN ke-4 di
Singapura pada Januari 1992[17].
b.
APEC
( Asia Pacific Economic Cooperation Cooperation)
APEC merupakan forum kerja
sama negara di kawasan Asia Pasifik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,
perdagangan, dan investasi di antara sesama negara anggota. Keberadaan APEC
atas prakarsa Bob Hawke (perdana menteri Australia). Tujuan dari APEC tertuang dalam
Deklarasi Bogor pada tahun 1994, yaitu menetapkan kawasan APEC sebagai kawasan
perdagangan dan investasi bebas dan terbuka yang berlaku paling lambat tahun
2020. Untuk negara anggota yang termasuk dalam kategori negara maju, kawasan
bebas dan terbuka harus sudah terealisasi paling lambat 2010.
Untuk mencapai tujuannya, APEC
dalam melakukan kegiatannya selalu berlandaskan pada prinsip kesepakatan
bersama yang sifatnya tidak mengikat, dialog terbuka, serta prinsip saling
menghargai pandangan dan pendapat seluruh anggota. Keputusan yang diambil oleh
APEC dibuat berdasarkan konsensus dan kesepakatan yang sifatnya sukarela.
Indonesia merupakan salah satu negara pencetus APEC. Indonesia pernah menjadi
tuan rumah pertemuan pemimpin APEC II di kota Bogor pada tahun 1994.
Keikutsertaan Indonesia dalam forum APEC diharapkan dapat memberikan dampak
positif bagi perekonomian nasional, investasi, dan perdagangan internasional.
Selain itu, keanggotaan Indonesia juga diharapkan dapat memperlancar dan
mempererat kerja sama nonekonomi antarsesama negara anggota pada tingkat
bilateral maupun multilateral[18].
C. ADB
( Asian Development Bank Bank)
ADB atau Bank Pembangunan
Asia, didirikan tanggal 19 Desember 1966. ADB berpusat di Manila, Filipina.
Tujuan didirikan ADB adalah untuk membantu negara-negara Asia yang sedang
membangun dengan cara memberikan pinjaman lunak, yaitu dengan masa pembayaran
dalam jangka panjang serta bunga yang rendah.
II.10 Keunikan yang dimiliki oleh Negara
Filipina
Filipina mempunyai keunikan atau tempat pariwisata yang begitu indah, berikut ini beberapa keunikan yang dimiliki oleh negara Filipina:
Filipina mempunyai keunikan atau tempat pariwisata yang begitu indah, berikut ini beberapa keunikan yang dimiliki oleh negara Filipina:
a. Vigan
Daerah
ini termasuk salah satu kota tuanya Filipina. Dimana anda bisa menjumpai
kendaraan tradisional berupa kereta yang ditarik menggunakan kuda. Didaerah ini
pun anda bisa menjumpai banyak ruas-ruas jalan berbatu, kiri kanan jalan
ditempatkan pot pot bunga oleh masyarakat setempat. Suasana di daerah ini
sangat tenang dengan rumah-rumah bernuansa Spanyol.
Disamping
itu, penduduk setempat pun mempunyai kesadaran yang sangat tinggi untuk menjadi
kebersihan lingkungan sekitar dan mereka menyadari sepenuhnya bahwa itu adalah
magnet yang luar biasa daya tariknya untuk memikat wisatawan mancanegara.
Sedangkan untuk kuliner, makanan lezat yang bisa anda nikmatin adalah
empanadaan, yakni makanan semacam pastel yang isinya ikan.( http://wahw33d.blogspot.com/).
b. Tubbataha
Reefs Natural Park
Sebagaimana
indonesia, laut Filipina juga menyimpan kekayaan pemandangan bawah laut yang
tak kalah menariknya dan mungkin lebih dikenal dikalangan wisatawan mancanegara
karena promosi promosi yang dilakukan oleh pemerintah negara yang bersangkutan.
salah satu tempat wisata Filipina yang dikenal masyarakat dunia
adalah Tubbatah Reefs Natural Park. Dimana area ini merupakan salah satu areal
laut yang berada di Filipina, areal ini dikelola sebagai daerah konservasi
alam. Daerah ini juga sudah terdaftar sebagai Unesco World Heritage. Oleh
karenanya tidaklah mengherankan bila taman laut ini menjadi incaran wisatawan
dunia dimana terdapat lebih dari 1.000 spesies laut mendiami taman ini. ( http://wahw33d.blogspot.com/).
c. Boracay
Pulau
ini terkenal sebagai salah satu pulau terindah di Asia Pasifik. Popularitasnya
sangat dikenal dikalangan wisatawan mancanegara. Di pulau ini anda bisa
bersantai sambil berpetualang di pulau yang bebas polusi ini. Hamparan pasir putih
nya sangatlah lembut dan menyelimuti hampir semua garis pantai yang
mengelilingi pulau. ( http://wahw33d.blogspot.com/).
d. Bohol
Bohol
dikenal sebagai provinsi dengan pemandangan terbaik di negara ini, dimana
jajaran bukit bukitnya telah menjadi andalan tempat wisata Filipina yang sering
mengundang rasa penasaran wisatawan yang berkunjung. Bukit ini dikenal sebagai
'Chocolate Hills', yakni berupa gundukan batu kapur berbentuk kerucut dan
diselimuti oleh warna hijau rerumputa. Namun disaat musim kemarau tiba, maka
hijau rumput tapi berubah menjadi warna kecoklatan. ( http://wahw33d.blogspot.com/).
II.11 Sumber Daya Alam
Filipina
mempunyai sumber daya alam yang melimpah, khususnya sumber daya panas tanah.
Sumber daya air Filipina juga melimpah. Luas hutannya mencapai 15,85 juta
hektar, dengan tingkat lingkupnya mencapai 53%. Padi dan jagung adalah tanaman
utama bahan pangan Filipina. Kelapa, tebu, rami Manila dan tembakau adalah
empat tanaman ekonomi utama Filipina. Negara ini kaya dengan mineral dan sumber
energi panas bumi.
Filipina
memiliki kekayaan dan sumber daya alam dalam bidang pertanian dna perkebunan,
yaitu beras, produk kelapa, gula, jagung, daging babi, pisang, pisang, produk
nanas, budidaya mangga, telur. Namun lahan pertanian yang direkayasa terdiri
lebih dari 40% dari total hasil lahan[19].
II.12 Industri
Produksi
industri berpusat pada pengolahan dan perakitan dari : makanan, minuman,
tembakau, produk karet, tekstil, pakaian dan alas kaki, obat-obatan, cat, kay,
produk kertas dan sebagainya. Industri berat lebih didominasi oleh semen, kaca,
bahan kimia industri, pupusk, besi dan baja dan produk minyak olahan.
Sektor
industri terkonsentrasi di daerah perkotaan, terutama di wilayah metropolitan
Manila, dan hanya memiliki hubungan yang lemah bagi perekonomian pedesaan[20].
II.13 Pertambangan
Filipina
memiliki potensi yang besar di tembaga, emas dan seposito kromat yang salah
satunya terbesar di dunia. Mineral penting lainnya termasuk nikel, perak, batu
bara, gypsum dan belerang. Filipina juga memiliki deposito yang signifikan dari
tanah liat, batu gamping, marmer, silika dan fosfat.
[4] Pedro Paterno's Proclamation of
War. MSC Schools, Philippines. June 2, 1899. Diakses 2007-10-17( http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Filipina)
[5] "Philippines, The". The Columbia Encyclopedia (ed. 6th). Columbia University Press. 2007
(http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Filipina)
[6] "Philippines, The". The Columbia Encyclopedia (ed. 6th). Columbia University Press. 2007 (http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Filipina)
[7] (Suhardjo, 2012. “Geografi Asia Tenggara”.)
[8] (Suhardjo, 2012. “Geografi Asia Tenggara”.)
[9] (Suhardjo, 2012. “Geografi Asia Tenggara”.)
[10] (Suhardjo, 2012. “Geografi Asia Tenggara”.)
[11] (Suhardjo, 2012. “Geografi Asia Tenggara”.)
[12] (http://www.crayonpedia.org/mw/bab9)
[14] (Suhardjo, 2012. “Geografi Asia Tenggara”.)
[16] (Suhardjo, 2012. “Geografi Asia Tenggara”.)
[17] (http://asagenerasiku.blogspot.com/)
[18] ((http://asagenerasiku.blogspot.com/)
[19] (Suhardjo, 2012. “Geografi Asia Tenggara”.)
[20] (Suhardjo, 2012. “Geografi Asia Tenggara”.)











Babyliss Pro nano titanium curling iron | TiNanium Tools
BalasHapusIn this titanium mens wedding band example, our product is designed to hold a plastic model and a rubber band. The product covers a model 2020 ford edge titanium for sale 1/4" microtouch titanium trim walmart diameter and 4x8 sheet metal prices near me is the titanium hair
d146s1ehzou073 dildo,sex chair,black dildos,dog dildo,huge dildos,vibrators,Butterfly Vibrator,huge dildos,dildos f304a9mnmql398
BalasHapus